Iklan Produk Pemutih sarat Stimulus Neurotis
Saya merasa tidak suka dengan iklan-iklan produk kecantikan dan pewangi tubuh. Karena menyampaikan pesan-pesan tersembunyi yang sarat dengan stimulus kecemasan neurotic. Terutama saat ini dari iklan produk Pons, produk kecantikan yang sarat dengan pemutih.
Misalnya iklan dengan adegan cowok yang mengalami percecokan dengan pacarnnya (cewek) di dalam mobil. Karena percecokan memanas si cewek keluar dari mobil, dengan maksud meninggalkan si cowok. Kemudian disusul adegan si cewek memakai produk kecantikan itu, lalu kemudian si cowok memutar balik, membanting setir dan kembali mengejar si cewek. Memang terlihat romantis, tapi di iklan itu terdapat pesan yang tersembunyi untuk meluluhkan hati cowok pakai produk kecantikan dengan pemutih. Dengan kulit putih cowok akan luluh.
Adegan yang lain adalah tentang pasangan suami-istri di ranjang. Yang semula dalam posisi tidur, si suami tidur berjarak dengan istri. Namun dengan memakai produk kecantikan dengan pemutih si suami mendekat dalam beberapa minggu, bermula dari jauh, kemudian dekat, menggandeng tangan, dan kemudian memeluk istrinya. Semoga anda mengingat iklan ini. Memang sangat romantis, tentu para istri berharap. Namun menurut saya iklan ini juga membawa pesan tersembunyi pula, bila ingin romantis dengan suami, ayo punyalah kulit putih dan mulus. Tentu dengan memakai produk kecantikan dengan pemutih.
Muncul iklan yang baru adalah sepasang suami istri selebritis. Iklannya cukup sederhana, pasutri seleb ini memberikan testimoni setelah istrinya memakai produk kecantikan dengan pemutih. Tetang berapa kali ‘suami” memeluk istrinya di waktu tidur? Kemudian berapa kali ‘suami’ mengucapkan ‘I Love U’. Anda mungkin pernah melihat. Hal itulah sederhana tapi tajam. Cukup membuat wanita kalang kabut.
Adegan yang saat ini sering muncul di stasiun televisi nasional yaitu adegan romantis sepasang kekasih yang berpisah, dan adegan iklan ini dibuat bersambung. Adegannya adalah seorang cewek yang berkulit sedikit gelap bertemu dengan sepasang kekasih yang bahagia, cewek ini terlihat merasa kecewa dengan sepasang kekasih itu, cewek yang berkulit gelap sungguh merasa sakit hati.
Kemudian disusul adegan yaitu seperti cewek berkulit lebih gelap itu mengingat sebuah memori di masa lalu. Dia mengingat; seorang cowok yang terpaksa berpisah dengan pacarnya. Mereka berpisah di sebuah bandara. Digambarkan mereka saling mengikat janji, dengan tanda kalung cinta yang dapat dibagi dua. Mereka masing-masing membawa sebuah kalung. Namun sekarang yang ditemui cowok itu bersama gadis lain sakit memang. Dan ternyata cewek yang berkulit sedikit gelap itu akhirnya sadar bahwa cowok itu sekarang sudah menjadi selebritis. Dia sadar kalau seorang cowok selebritis pantas memiliki pacar yang cantik dan putih. Terlihat ada perasaan kecewa, marah sekaligus minder dimukanya.
Adegan bersambung berikutnya yaitu cewek yang berkulit sedikit gelap bertemu dengan cowok itu di toko bunga yang dikelolanya. Tatapan dalam cowok itu berkesan sekali untuk cewek yang berkulit sedikit gelap.
Adegan berikutnya, cewek yang berkulit agak gelap sudah memakai produk kecantikan yang memakai pemutih. Dan dia menjadi benar-benar putih (mungkin pakai efek pencahayaan kali!!). mereka bertemu di sebuah bandara penerbangan. Saat itu si cowok sedang bersama dengan pacarnya mereka bertiga secara tidak sengaja bertemu di tangga berjalan di bandara. Karena si cowok melirik si gadis ‘mantan’ berkulit sedikit gelap, pacarnya menampar cowok itu. Puuuaaaakkkkk…… dan pula mucul adegan sebuah HP yang berisi SMS dari si cewek ‘mantan’ berkulit sedikit gelap yaitu “aku tidak akan pernah mau melihat kamu lagi, Fiona”.
Mereka berkelai, si cewek putih pergi meninggalkan si cowok, dan cowok berniat mengejar pacarnya. Tapi niatnya berubah dia kembali mengejar bukan untuk pacar yang menamparnya, tapi untuk si cewek ‘mantan’ berkulit sedikit gelap. Dia -si cowok- mengejar dan mencari-cari di tengah keramaian bandara. Si cewek ‘mantan’ berkulit sedikit gelap sadar dan dia tahu si cowok mengejarnya. Si cowok sudah begitu dekat dengannya, tapi si cewek ‘mantan’ berkulit gelap membuang muka, dan menyembunyikan wajahnya karena isi SMS itu “aku tidak pernah mau bertemu kamu lagi”. Namun tiba-tiba si cewek tertubruk oleh seseorang, dia hampir jatuh namun hanya kalung separuh hatinya yang terjatuh. Untunglah cowok itu melihat, lalu didekatinya cewek ‘mantan’ berkulit sedikit gelap itu, dan dia meraih cewek ‘mantan’ berkulit sedikit gelap itu. Si cewek melawan oleh karena sakit hatinya dan pengkhianatan si cowok. Di bermaksud mendorong cowok itu, namun terasa di tangannya cowok itu masih memakai kalung separuh hati tanda janji mereka. Ohh…. Akhirnya mereka kembali berpelukan, si cewek ‘mantan’ berkulit sedikit gelap sadar cowok itu kembali untuknya.
Wow cerita yang sungguh sangat manis, sampai tulisan ini di posting iklan itu masih bersambung, kita lihat kelanjutannya. Namun adegan ini masih mengisaratkan pesan tersembunyi ingin menaklukan cowok/cinta, mendapatkan kembali cinta lamamu, dan raih kembali mimpimu dengan kulit putih. Sebelum cewek berkulit putih maka dia tidak akan medapatkan cintanya kembali, sia-sia makanya harus berkulit putih. Tentu dengan memakai produk kecantikan dengan pemutih yang ditawarkan iklan itu.
Iklan-iklan ini menggunakan sensivitas wanita asia terkhusus
Iklan ini pula sarat dengan pesan-pesan tersembunyi yang disuntikan terus menerus dan kemudian diinternalisasi oleh penerimanya (wanita). Sayang sekali strategi pertahanan diri yang muncul adalah represif, mereka menekan keingin putih hasil ke dalam kesadaran yang paling dalam alam bawah sadar (unconscious). Sehingga mereka tergila-gila menjadi putih secara tidak sadar. Mereka termakan iklan!. Sayang sekali sikap-sikap yang muncul menjadi identik dengan kecemasan yang neurotic. Dapat disimpul pula Iklan-iklan ini memberikan stimulus neurotis pada penontonnya.
Iklan ini memanfaatkan sensititas romantisme dan kelembutan wanita terutama soal perhatian, persetujuan dan perasaan cinta. Hal ini dimanfaatkan dengan baik oleh iklan ini. Anda amati iklan ini cukup sukses memberikan pengaruh tidak sadar ke banyak wanita. Saya mewancarai beberapa wanita dan banyak diantaranya adalah wanita. Apakah anda memakai produk kecantikan yang terdapat pemutih didalamnya? – dari segala macam produk kecantikan dari pelembab, hand body lotion, bedak dan banyak lagi, mereka mengakui bahwa mereka menggunakan yang terdapat pemutih. Sungguh pintar mereka memanfaatkan kelemahan wanita.
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
Leave a Reply